Lanny Jaya – Pada hari Kamis, 16 April 2026, sekitar pukul 13.20 WIT, bertempat di Distrik Tiom Neri, Kabupaten Lanny Jaya, telah dilaksanakan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Baptis West Papua Jemaat Kuopaga.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat serta dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat setempat.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain perwakilan Gubernur Papua Pegunungan yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemasyarakatan, Bupati Lanny Jaya Aletinus Jigibalom, S.Pd., Kapolres Lanny Jaya AKBP Frans Daniel Tamaela, Wakil Ketua I DPR Provinsi Papua Pegunungan Terius Jigibalom, S.H., Wakapolres Lanny Jaya KOMPOL Hendrik Seru, S.H., Plt. Sekda Tendien Wenda, S.Pd., Ketua Badan Pelayanan Gereja Baptis Jemaat Kuopaga Pdt. Edison Wakur, S.Th., S.BN, pimpinan OPD Kabupaten Lanny Jaya, Ketua Panitia Potensi Morib, S.E., M.Si., Sekretaris Ir. Mendiyus Weya, Sekretaris Wilayah Danius Wakur, serta jemaat yang hadir kurang lebih sebanyak 400 orang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa pembukaan yang dipimpin oleh Sekretaris Wilayah, dilanjutkan dengan penyampaian firman Tuhan oleh Pdt. Kendin Wakur, S.Th. Dalam sambutannya, Ketua Panitia Potensi Morib, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa pembangunan Gereja Baptis Jemaat Kuopaga diperkirakan menelan biaya sebesar Rp6 miliar. Hingga saat ini, dana yang telah terkumpul sebesar Rp1 miliar yang berasal dari bantuan Pemerintah Daerah Lanny Jaya serta sumbangan sukarela jemaat. Ia juga menyampaikan harapan agar pembangunan gereja dapat diselesaikan dalam waktu satu tahun dengan dukungan seluruh pihak.
Sementara itu, dalam sambutan Gubernur Papua Pegunungan yang dibacakan oleh Staf Ahli, disampaikan permohonan maaf karena Gubernur tidak dapat hadir secara langsung. Dalam pesannya, ditegaskan bahwa gereja bukan hanya sekadar bangunan fisik, melainkan juga sebagai benteng iman yang memperkuat kehidupan rohani masyarakat. Selain itu, seluruh jemaat diajak untuk terus menjaga nilai toleransi antarumat beragama serta mempererat persaudaraan di tengah keberagaman.
Bupati Lanny Jaya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat dalam membangun tempat ibadah. Namun demikian, ia juga menjelaskan bahwa pada tahun ini pemerintah daerah mengalami keterbatasan anggaran sebagai dampak dari kebijakan efisiensi anggaran secara nasional, sehingga bantuan yang diberikan tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian, ia berharap pembangunan gereja tetap dapat berjalan dengan semangat kebersamaan dan gotong royong seluruh jemaat.
Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama pembangunan Gereja Baptis West Papua Jemaat Kuopaga oleh Bupati Lanny Jaya yang didampingi oleh Ketua Wilayah serta para hamba Tuhan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa penutup dan ramah tamah bersama seluruh undangan.
Kegiatan berakhir pada pukul 16.20 WIT. Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.(RM)













