Sarmi – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional, jajaran Polsek Bonggo di bawah naungan Polres Sarmi melaksanakan kegiatan penanaman benih padi Inbrida Super 989 Varietas Inpira 32, Sabtu (28/2/2026), bertempat di lahan Kebun Ketahanan Pangan Polsek Bonggo.
Kegiatan penanaman benih padi sebanyak 15 kilogram tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Bonggo, Iptu Yustus Maudul, SE., M.Si., dan melibatkan seluruh anggota Polsek Bonggo bersama mitra Polsek serta masyarakat dari Kampung Bebon Jaya dan Kampung Kiren, Distrik Bonggo.
Penanaman dilakukan di atas lahan seluas 1.350 meter persegi (45×30 meter) sebagai bentuk pemanfaatan lahan tidur yang ada di lingkungan Polsek Bonggo. Langkah ini sekaligus menjadi ajakan nyata kepada masyarakat Bonggo Raya agar turut mengelola lahan yang belum tergarap menjadi sumber pendapatan ekonomi serta memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Bonggo menyampaikan rasa hormat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada masyarakat dan mitra Polsek serta seluruh anggota yang telah meluangkan waktu untuk bersama-sama melaksanakan penanaman benih padi dengan penuh semangat meskipun dalam keadaan menjalankan ibadah puasa.
Sementara itu, Bapak Dede, warga Kampung Bebon Jaya yang juga seorang petani padi, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada Kapolsek dan Wakapolsek Bonggo beserta seluruh anggota yang telah memberikan contoh dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya bertani, khususnya tanaman padi. Menurutnya, pertanian padi sangat menjamin kelangsungan ketahanan pangan setiap rumah tangga, dan apabila hasilnya melimpah tentu akan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.
Diperkirakan padi akan memasuki masa panen dalam waktu 90 hari, atau sekitar 28 Mei 2026. Untuk menjaga pertumbuhan dan kualitas pembuahan, rencananya akan dilakukan penyemprotan rumput serta pemupukan saat usia tanaman memasuki 20 hari. Tutup.(rd)













